Stunting Pada Anak? Ketahui Penyebab, Ciri, dan Cara mengatasinya
Stunting adalah kondisi yang ditandai ketika panjang atau tinggi badan anak kurang jika dibandingkan dengan umurnya.

Mudahnya, stunting adalah kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya.

Apa penyebab stunting pada anak?

Masalah kesehatan ini adalah hasil atau akibat dari berbagai faktor yang terjadi di masa lalu.

Berbagai faktor ini misalnya asupan gizi yang buruk, berkali-kali terserang penyakit infeksi, bayi lahir prematur, serta berat badan lahir rendah (BBLR). Kondisi tidak tercukupinya asupan gizi anak ini biasanya tidak hanya terjadi setelah ia lahir saja. Melainkan bisa dimulai sejak ia masih di dalam kandungan. Berikut beberapa hal yang menjadi penyebab stunting pada anak.

Kurang asupan gizi selama hamil

WHO sebagai Badan Kesehatan Dunia, menyatakan bahwa sekitar 20 persen kejadian stunting sudah terjadi saat bayi masih berada di dalam kandungan. Hal ini disebabkan oleh asupan ibu selama hamil yang kurang bergizi dan berkualitas sehingga nutrisi yang diterima janin cenderung sedikit. Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.

Oleh karena itu, penting untuk mencukupi berbagai nutrisi penting selama hamil.

Kebutuhan gizi anak tidak tercukupi

Selain itu yang sudah disebutkan di atas, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan stunting pada anak, yaitu:

  • Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan.
  • Terbatasnya akses pelayanan kesehatan, termasuk layanan kehamilan dan postnatal (setelah melahirkan).
  • Kurangnya akses air bersih dan sanitasi.
  • Masih kurangnya akses makanan bergizi karena tergolong mahal.

Untuk mencegahnya, ibu hamil perlu menghindari faktor di atas.

Ciri-ciri stunting pada anak

Selain tubuh yang berperawakan pendek dari anak seusianya, ada juga ciri-ciri lainya yakni:   

  • Pertumbuhan melambat.
  • Pertumbuhhan gigi terlambat.
  •  Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya.
  • Performa buruk pada kemampuan fokus dan memorinya belajarnya.
  • Berat badan balita tidak naik bahkan cenderung menurun.
  • Anak mudah terserang berbagai penyakit infeksi.
  • Usia 8-10 tahun anak menjadi lebih pendiam, tidak banyak melakukan kontak mata terhadap orang di sekitarnya
  • Perkembangan tubuh anak terhambat, seperti telat menarche (menstruasi pertama anak perumpuan).

Inilah nutrisi TEPAT untuk mengatasi Speech Delay dan Stunting pada anak Bunda!

MADU GIBRAN HI-BRAIN

Madu Gibran merupakan nutrisi anak berbahan dasar madu alami diperkaya berabagai bahan herbal

Banyak manfaat yang terkandung pada Madu Anak Gibran:

  • Sumber energi.
  • Membantu perkembangan anak.
  • Menambah nafsu makan.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Meningkatkan fungsi hati.
  • Memperbaiki kerja enzim dan hormon.
  • Sebagai anti oksidan.
  • Mencegah flu dan batuk.
  • Menguatkan fungsi organ tubuh secara menyeluruh.
  • Melancarkan perdaran darah ke otak dan menguatkan daya ingat.
  • Menghilangkan masuk angin, kembung, menghangat tubuh serta menghilangkan panas dalam.
  • Antibiotik alami.
  • Membantu menyembuhkan amandel, asthma, TBC flek, kanker usus, cacingan, sembelit dll.

Komposisi:

  • Spirulina
  • Ekstrak Pegagan ( Centela Asiatica Herba )
  • Habbatusaudda
  • Madu Asli Murni

Aturan pakai:

  • 6 Bulan – 1 Tahun : 1 Sendok Teh 2x Sehari.
  • 1 – 3 Tahun : 2 Sendok Teh 2x Sehari.
  • 4 – 12 Tahun : 1 – 2 Sendok Makan 2x Sehari.
  • Remaja : 3 – 4 Sendok Makan 2x Sehari.

MADU GIBRAN TERDAFTAR RESMI BPOM

Ibu pintar.... jangan salah pilih, pilihlah MADU GIBRAN untuk si kecil ceria!

HARGA NORMAL

Rp. 245,000

HARGA PROMO

Rp. 145,000

EXTRAAA PROMO

BELI 2 GRATIS 1, DISKON ONGKIIIR

1-3-768x768-1
1920e288df0201f6560e6c8d8c4b8c18_tn

Sudah banyak Bunda Hebat merasakan Khasiat Madu Gibran untuk mengatasi masalah Stunting (Gangguan Pertumbuhan) & Speech Delay (Terlambat Bicara) pada Anaknya.

Loading...